Senin, 31 Januari 2011

Cintaku Karena Allah

Cintaku Karena Allah
karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
maka cintaku kan tetap utuh dan setia
hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
karena cintaku berpulang pada-Nya..

Cinta itu adalah ketika timbul perasaan aneh disekujur tubuhmu baik ketika kau melihatnya, mendengarnya, ataupun ketika kau merasakan kehadirannya di dekatnya. Adakalanya kau selalu ingin dekat dengannya, namun yakinlah, bahwa jarak yang jauh terkadang justru mampu mendekatkan hati kalian. Dan juga sebaliknya, kedekatan tanpa ikatan pernikahan seringkali merenggangkan hati kalian.

Cinta itu tumbuh secara tak terduga. Terkadang kau berpikir bahwa kau LEBIH BAIK mencintai orang tersebut. Namun ketika HATImu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa. Biarlah perlahan-lahan hatimu, bersama dengan masa yang akan menghapusnya dari pikiranmu.

Namun ketika HATImu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya. Kau justru akan berpikir ulang sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yg sebenarnya.

Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga “MEMAHAMI” dan “MENERIMA ” kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “aku mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dengan sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.

Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas pada penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.

Cinta karena Allah itu TIDAK akan tumbuh dari kecantikan seseorang. Namun KECANTIKAN seseorang justru akan tampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, bukan pada rupa, harta, ataupun nasabnya. Karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidak bahagiaaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhai oleh Allah SWT.

Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdo’a agar mereka bisa berbahagia.

Cinta karena Allah tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan. Ketika kau melihat dia dan mencintainya, hal itu akan membuatmu semakin berbenah diri, kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu untuk kemudian memperbaikinya.

Cinta Karena Allah tidak akan membuatmu berpikir sempit, justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, lebih dewasa, dan ke arah yang lebih serius…!! Kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sudah pacaran, namun kau sudah berpikir ke arah pernikahan. Karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokoh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.

Cinta karena Allah terkadang tak tumbuh dengan sendirinya. Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam. Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya. Jika kita baik, maka baik pulalah perasaan itu, dan juga sebaliknya. Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya. Ada saat dimana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya. Karena sebenarnya bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut, namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak atas segala perasaan itu.

Cinta karena Allah Bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang, namun bagaimana tentang kalian melihat ke arah yang sama, dan berjalan ke arah yang sama. Kalian sadar bahwa kalian tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan membutuhkan seseorang untuk berjalan disisimu, yang saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridha-Nya .

Cinta karena Allah tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan diantara kalian. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridha Allah SWT. dalam dirimu kau pun ingin agar kau merasa layak untuk mencintai dan dicintai olehnya.

Cintailah ia hanya karena Allah....


Kutipan : Facebook

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Masalah tugas-tugas perkembangan, khususnya tugas perkembangan remaja, sangat penting dibahas oleh para pendidik atau calon pendidik. Pemahaman tentang tugas-tugas perkembangan, khususnya perkembangan remaja ini, sangat menunjang terlaksananya pendidikan/pengajaran yang efektif, yakni sesuai dengan tugas perkembangan pendidikan.

B.     RUMUSAN MASALAH

Adapun permasalahan yang ada adalah :

1.      Apa pengertian dari tugas perkembangan ?
2.      Apa saja yang termasuk dalam tugas-tugas perkembangan ?
3.      Apa faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas perkembangan ?
4.      Apa saja variasi dalam pelaksanaan tugas-tugas perkembangan ?
5.      Apa implikasi tugas-tugas perkembangan remaja dalam pembelajaran/pendidikan ?

C.     TUJUAN PENULISAN

Adapun tujuan  penulisan makalah ini adalah :

1.      Untuk mengetahui pengertian dari tugas perkembangan
2.      Untuk mengetahui tugas-tugas perkembangan
3.      Untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi kelancaran tugas-tugas perkembangan
4.      Untuk mengetahui variasi pelaksanaan tugas-tugas perkembangan
5.      Untuk mengetahui implikasi tugas-tugas perkembangan remaja dalam pembelajaran/pendidikan

D.    MANFAAT PENULISAN

Adapun manfaat dari  penulisan makalah ini adalah :

1.      Mengetahui pengertian dari tugas perkembangan
2.      Mengetahui tugas-tugas perkembangan
3.      Mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi kelancaran tugas-tugas perkembangan
4.      Mengetahui variasi pelaksanaan tugas-tugas perkembangan
5.      Mengetahui implikasi tugas-tugas perkembangan remaja dalam pembelajaran/pendidikan
  
BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN TUGAS PERKEMBANGAN

Menurut Havighurst (1961), tugas-tugas perkembangan (developmental task) adalah suatu tugas yang timbul pada suatu periode atau masa tertentu dalam kehidupan seseorang. Keberhasilan dalam melkasanakan tugas perkembangan akan menumbuhkan rasa bahagia, serta member kemudahan bagi pemenuhan tugas-tugas selanjutnya. Sedangkan kegagalan akan menimbulkan ketidakbahagiaan dan membawa kesukaran dalam menghadapi tugas-tugas perkembangan selanjutnya. Tugas-tugas ini timbul karena adanya tiga kekuatan yang bekerja sama, yaitu : 1) kematangan fisik, 2) tekanan-tekanan kultural masyarakat, 3) nilai-nilai dan hasrat pribadi seseorang.

B.     TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN

Havighurst telah membuat rumusan tentang tugas-tugas mereka dalam perkembangan pada tiap fase/masa kehidupan manusia sebagai berikut :

1.      Tugas-tugas perkembangan pada masa bayi dan masa kanak0kanak awal, antara lain adalah :
ü  Belajar berjalan
ü  Belajar makan makanan padat
ü  Belajar mengatur buang air besar dan kecil
ü  Belajar membedakan jenis kelamin
ü  Membentuk konsep dari kenyataan social dan fisik yang sederhana
ü  Belajar menghubungkan dirinya secara emosional dengan orang tua, saudara-saudara dengan orang lain.
ü  Belajar membedakan antara yang benar dengan yang salah, dan memperkambangkan kata hati

2.      Tugas-tugas perkembangan dalam masa kanak-kanak, antara lain adalah :
ü  Belajar keterampilan-keterampilan fisik, yang diperlukan untuk permainan sederhana
ü  Belajar bergaul dengan teman-teman sebaya
ü  Belajar menyesuaikan diri dengan keadaannya sebagai wanita atau pria
ü  Memperkembangkan keterampilan-keterampilan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung
ü  Memperkembangkan konsep-konsep bagi kehidupan sehari-hari
ü  Memperkembangkan sikap-sikap terhadap kelompok-kelompok dan lembaga-lembaga dalam masyarakat

3.      Tugas-tugas perkembangan dalam masa remaja, antara lain adalah :
ü  Menerima keadaan jasmaninya dan menerima serta menjalankan perannya sebagai pria atau wanita
ü  Mengadakan hubungan-hubungan baru dengan tean-teman sebaya dari kedua jenis kelamin, terutama dengan anak lawan jenis
ü  Mencapai kebebasan emosional dari orang tua dan orang dewasa lainny agar supaya jangan terikat
ü  Mendapatkan kepastian mengenai kebebasan ekonomik
ü  Memilih dan enyiapkan diri bagi suatu jabatan
ü  Memperkembangkan keterampilan-keterampilan dan konsep-konsep intelektual yang perlu untuk hidup sebagai warga Negara yang baik
ü  Meninginkan dan dapat bertingkah laku, yang dapat diterima oleh masyarakat
ü  Menyiapkan diri untuk pernikahan dan hidup berkeluarga
ü  Menentukan dengan penuh kesadaran nilai-nilai yang sesuai dengan suatu gambaran mengenai keadaan dunia

C.     FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN

Beberapa faktor yang berpengaruh penting yang berpengaruh bagi kelancaran atau keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas perkembangan bagi remaja adalah :
1.      Pertumbuhan fisik remaja
2.      Perkembangan psikis remaja
3.      Kedudukan/urutan anak dalam kelurga
4.      Kesempatan bagi remaja untuk mempelajari tugas-tugas perkembangan
5.      Motivasi bagi seseorang
6.      Kelancaran pelaksanaan tugas-tugas perkembangan masa sebelumnya

D.    BEBERAPA VARIASI DALAM PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN

Dalam banyak variasi yang dapat terjadi, agaknya dapat dikelompokkan dalam :

1.      Variasi yang berkenaan dengan tugas itu sendiri, artinya bagi sekelompok atau seorang remaja tertentu sangat kuat melaksanakan tugas-tugas perkembangan tertentu, sementara sekelompok remaja lainnya sedang-sedang saja atau kurang dilaksanakan
2.      Variasi yang berkenaan dengan individu pelaksanaa itu sendiri, artinya bagi sekelompok atau seorang remaja tertentu sangat kuat melaksanakan tugas-tugas perkembangan tertentu, sementara sekelompok remaja lainnya kurang kuat melaksanakan tugas-tugas perkembangan yang dimaksudd.
3.      Variasi yang bersangkutan dengan periode kehidupan remaja, artinya dalam suatu rentang periode kehidupan tertentu seseorang mungkin belum mengetahui dan begitu berminat atau berkesempatan dalam melaksanakan tugas-tugas perkembangan tertentu, sementara ia sudah berminat dengan kuat dan berkesempatan melaksanakan tugas-tugas perkembangan lainnya.
4.      Variasi yang bersangkutan dengan situasi dan kondisi yang terjadi, artinya seorang remaja melaksanakan tugas-tugas perkembangan dalam suatu saat tertentu sering terjadi variasi intensitas, yang dapat disebabkan oleh minat, kebutuhan dan kesempatan sesaat. 

E.     IMPLIKASI RUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA DALAM PEMBELAJARAN/PENDIDIKAN

Keberhasilan pencapaian tugas perkembangan, erat kaitannya dengan bimbingan orang tua dan guru. Guru hendaknya menyadari bahwa peserta didik dapat dan sedang bereksperimentasi remaja perlu dimanfaatkan, baik dengan inisiatif peserta didik, maupun dipelopori sekolah dengan membuka peluang pada peserta didik untuk mengorganisasikannya.
Banyak tugas perkembangan yang gagal pencapaiannya disekolah, akibat guru kurang memahami tugas-tugas perkembangan peserta didiknya. Mereka kurang memberi kebebasan bereksplorasi dan membimbing peserta didik untuk memenuhi tugas-tugas perkembangannya.
Khusus dalam konteks pembelajaran, hendaknya diciptakan kondisi-kondisi yang memungkinkan peserta didik untuk bekerja sama. Pembelajaran tidak hanya ditujukan pada penguasaan konsep-konsep atau prinsip-prinsip, tetapi juga member kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan kemampuan/keterampilan yang diperlukannya untuk menyiapkan karir/jabatan di masa datang.

BAB III
PENUTUP

A.    SIMPULAN

Yang dimaksud dengan tugas perkembangan adalah tugas-tugas yang harus dipelajari dan dicapai sepanjang perkembangan dan kehidupan manusia normal. Tugas-tugas perkembangan dalam masa remaja meliputi segala keperluan yang harus dikuasai oleh setiap remaja dimasa remaja mereka. Factor-faktor yang ikut menentukan kelancaran tugas perkembangan remaja adalah orang tua, lingkungan, kedudukan anak dalam keluarga, pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikis remaja, motivasi dan kelancaran pelaksanaan tugas perkembangan di masa sebelumnya.
Variasi yang ditimbulkan dari pelaksanaan tugas perkembangan adalah variasi yang berasan dari diri remaja sendiri, variasi tugas-tugas yang ada dan variasi situasi dan kondisi sekitar. Dalam lembaga pendidikan atau pembelajaran, pelaksanaan tugas perkembangan sangat dipengaruhi oleh sejauh mana seorang memahami tugas-tugas perkembangan peserta didiknya.

B.     SARAN

Dari semua pembahasan diatas maka disarankan bagi setiap pendidik agar benar-benar memahami tugas-tugas perkembangan setiap anak didiknya. Karena keberhasilan pendidikan juga ditentukan dari bagaimana seorang pendidik mampu memahami tugas-tugas perkembangan peserta didiknya.


DAFTAR PUSTAKA

Dra. Hj. Hulukati Wenny, M.Pd. 2009. Perkembangan Peserta Didik. Gorontalo : Universitas Negeri Gorontalo.