Wahai
jiwa yang tak bisa engkau mengingkari Sang Jabbar, Sang Maha Menetapkan
Ucapkanlah
salam untuk sang tamu mulia di setiap tahun
Bersoraklah
untuk menyambut kedatangannya yang belum tentu terulang dalam hidup kita
Begitulah Allah mencintai kita
Memberikan banyak jalan pada kita untuk bertemu
dengan Nya
Begitulah Allah merindukan kita
Dia turunkan sebuah bulan, yang tak da bulan lain
yang mampu menandinginya
Betapa mulia ia hingga tak semua insan mampu
menjumpainya
Betapa mulia ia hingga sorakpun bernilai pahala
Dibulan itu para malaikat Nya memanjatkan ampunan
untuk kita
Dibulan itu Sang kholiq
senantiasa menghias Surga Nya dan berujar
“Hampir tiba saatnya para
hamba-hambaku yang shalih melepaskan segala beban dan gangguan serta segera
menuju engkau (Surga)!”
Ya Jabbar…
Pantaskan kami menerima
cinta-Mu padahal kami senantiasa membuat Mu cemburu
Cinta kami begitu hina,
hingga insan lebih kami cintai dari pada Mu
Hingga kegiatan dunia
lebih kami gemari dari pada beribadah kepada Mu
Pantaskah kami menuai
rindu Mu
Yang rindu kami masih
senantiasa kami berikan pada insan ciptaan Mu
Yang hati ini terlalu
sering lupa menghadirkan rindu untuk Mu
Ya Illahi…
Begitulah Engkau memanjakan kami
dibulan mulia itu
Engkau belenggu para syetan agar
ibadah kami senantiasa tertuju pada Mu
Engkau buka pintu-pintu surga dan
Engkau tutup neraka-neraka Mu
Engkau penuhi harinya dengan
ampunan Mu
Engkau lipat gandakan nilai ibadah
kami
Engkau bebaskan tawanan-tawanan
neraka di setiap malamnya
Lalu, kami disini lebih sering
terlupa dengan semua itu
Kami menyambutnya dalam kelalaian
Hingga kami pun kelabakan ketika
Ramadhan mulai berangsur meninggalkan kami
Ya Robb…
Ajarilah kami bersujud mengharap ridho Mu
Genggamlah hatimu hingga titik titik hitam sirnah
dengan sinar-Mu
“Allahumma
bariklana fi rojaba wa sya’ban wa baligna romadhon”
Ya allah
berkahilah kami dibulan rajab dan sya’ban dan sampaikan kami dibulan ramadhan