Perjumpaan yang lama dinanti,
Teriring Semilir angin musim panas
Yang tak juga henti-hentinya membelai hijab indah itu
Melukis senyum kecil terdalam
Yang pena pun tak mampu menguraikannya
Tangan tak mampu meragakannya
Bibir tak mampu mencelotehkannya
Berjumpa lagi dengan kaca bandara yang seakan tertawa lebar
Menyambut untaian langkah yang hampir pudar
Bunga-bunga yang mengulurkan tangannya
Menggandeng langkah ini tuk kembali
Berlutut dikaki dua malaikatku
Berjumpa kembali dalam dekapan kasih yang tak pernah rentak
Mendengarkan kembali celoteh bibir kalian
Yang menumbuhkan kembali senyum kecil penyejuk jiwa ini
Meskipun tak sepanjang bulan berganti
Namun , sedetik bersama kalian adalah bekalku setahun untuk kembali melangkah
Menerjang rintangan yang menyesakkan dada ini
Ummi,,,,Abi,,,,
Afwan, mungkin ku mengecewakanmu,
Syukron, engkau senantiasa mengelus kepalaku meski telah tergores kekecewaan di hatimu,
Afwan, ku masih manja seperti yang dulu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar