Kereta itu terus meluncur dan bergoyang menempuh jalan
panjang
Rasa itupun tak lagi tersimpan
Kurapikan puing-puingnya yang kuhancurkan namun tak mampu
kubuang
Kukumpulkan hingga menjadi satu gundukan yang siap kutendang
sedikit demi sedikit
Kusapu bersih setiap sudutnya
Kurapikan kembali hingga bersih bak tak pernah terinjak
Kan ku hadirkan tamu baru…
Tamu yang hakikatnya Sang Pemilik Ruang ini
Ku semprot wewangian agar senantiasa terjaga dengan aroma
yang mutlaknya ada
Begitulah Jalan ini mengajarkanku memelihara ruang ini
Ruang sempit yang mampu menampung ribuan orang
Karena Dia lebih dari seorang kekasih bagiku…
28 Mei 2012
Nainy_ms
Tidak ada komentar:
Posting Komentar