Sabtu, 15 September 2012


5 Agustus 2012

Sungguh… kader SKI bukanlah kader yang mengharapkan upah atas semua keringatnya,
Kader SKI adalah kader yang siap bekerja ikhlas, dengan komitmen dan militansi yang tinggi, demi terwujudnya kesejahteraan.
Kami bukanlah suatu lembaga yang terkenal karena tokoh  yang besar,
Kami memang bukan lembaga dimana setiap orang membuka tangannya lebar-lebar untuk kami,
Namun kami tetap bergerak, meski jalan ini sepi dari pujian, kami tetap melangkah,
Karena kami bekerja dalam balutan ukhuwah,,,
*(dengan sedikit perubahan kata oleh penulis)
Begitulah sepenggal kalimat penutup seorang ustad saat selesai acara buka puasa bersama di sebuah desa.
Untaian kalimat itu mungkin terlihat sederhana, biasa, dan sering di dengar. Anda sebagai pembacapun mungkin berfikir tak ada yang luar biasa dari untaian kalimat itu.
Namun tidak dengan saya.. untaian kalimat itu mampu membuat air mata saya menetes… menetes deras…
Mengapa????
Pertanyaan itu sangat mungkin anda tanyakan.
Dan saya akan menjawab.
Air mata ini menetes karena rindu..
Rindu pada murobbi ana
Rindu pada saudara-saudara ana
Rindu pada untaian taujih yang hampir tiap hari ana dengar
Rindu pada manisnya ukhuwah yang membuat ana selalu mengkhayalkan wajah saudara-saudara ana..
Rindu melingkar merajut ukhuwah
Air mata ini menetes karena ana merasa malu
Malu karena militansi ini terasa meredup
Malu karena komitmen ini terasa kendur
Malu karena diri ini lama tak bergelut dalam agenda dakwah
Malu karena mungkin ana sempat terlena bahkan terlupa tentang siapa diri ini
Air mata ini menetes karena bahagia
Bahagia karena menemukan saudara di pelosok desa ini
Bahagia karena ku temukan keluarga kecil di lingkungan yang asing bagi ana
Bahagia karena rindu ini terasa terobati
Bahagia karena langkah ini terasa terarah kembali

Ya Illahi Robb…
KKS ini sungguh menempaku tuk lebih kuat…
Alhamdulillah.. Trimakasih untuk segala yang terbaik yang Engkau berikan untuk hamba…

By: MS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar