Ramadhan pun telah tiba
Ribuan senyumpun mulai mengembang
Puluhan SMS terkirim teriring pinta maaf atas semua khilaf
Hati-hati yang mendungpun mulai benderang
Namun tidak dengan hatiku
Dikala seorang anak berlari ke pangkuan ibunya,
Berujar “ramadhan telah tiba ummi…”
Sosok malaikat itupun mengelus lembut kepala sang anak
Namun tak kudapat belaian lembut itu
Hanya seuntai suara rentah yang kudengar
“Ndok, hari ini hari pertama
puasa, semangat ya… sahur yang banyak, tilawahnya jangan ketinggalan, marahnya
ditahan lho ya….”
Sungguh…
seuntai kata itu telah
mengobati rindu yang membludak di hati
meneteskan setitik air mata
duch Ya Illahi Robb..
meski tak mampu ku tengok wajah sendu itu di ramadhan tahun
ini,
meski
hanya merdu suaranya yang menemaniku dalam hari-hari ramadhan
sungguh cukup bagiku mendengar sepenggal tawanya
bukankah jauh dilubuk hatinya air matanyapun mengucur deras
untukku juga
kedatanganku dihari-hari ramadhannya sungguh pasti akan
membuat senyumnya mengembang berbenih kebanggaan di dadanya
namun ketegaranku bertahan disini menjalani hari ramadhan
tanpanya sungguh jauh lebih mengembangkan senyum yang berbuah kebanggaan
dihatinya
begitulah
caraku persembahkan yang terbaik untuknya…
Ummi… ajarkanku menuai rindu untukmu…
Ms
Untuk para saudara
diperantauan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar