Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrohmaanirrohiim
“Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu dijalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Sekiranya yang kamu serukan pada mereka ada keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, niscaya mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu terasa sangat jauh bagi mereka. Mereka akan bersumpah dengan nama Allah “jikalau kami sanggup niscaya kami berangkat bersamamu,” mereka membinasahkan diri sendiri dan Allah mengetahui bahwa mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.
Allah memaafkanmu (Muhammad). Mengapa engkau member izin pada mereka untuk tidak pergi berperang, sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar-benar berhalangan dan sebelum engkau mengetahui orang-orang yang berdusta?
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian tidak akan meminta izin padamu untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan jiwa mereka. Allah mengetahui orang-orang yang bertaqwa.
Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad), hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan.” (At-taubah: 41-45)
Rindunya diri ini padamu wahai saudaraku
Kesibukan demi kesibukan telah menyita waktu kita meskipun ku yakin perjuangan dalam tiga hari itu selalu terlintas disela-sela waktumu walaupun hanya beberapa detik.
Insya’allah ukhuwah ini tetap seperti yang dulu, begitu erat… karena
Keeratan Ukhuwah tidak dilihat dari seberapa sering kita berkumpul bersama, namun dilihat dari seberapa sering nama-nama saudara kita terucap dalam do’a-do’a kita disepertiga malam terakhir.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar