Senin, 28 Januari 2013

Mengapa kita tak saling membangun saja?


Pergerakan bukanlah menjadi hal yang asing lagi di telinga kita. Organisasi-organisasi pergerakan Islam pun mulai bermunculan di tanah air tercinta kita ini. organisasi yang mengatasnamakan organisasi dakwah ini semakin melaju dalam menegakkan syariat Islam hingga ke pelosok negeri.
Subhanallah… itulah yang mampu saya katakan. Betapa terharunya saya menyaksikan para aktivis dakwah yang semangatnya berkobar-kobar. Duch, rindu di dada akan kemenangan Islam pun terasa tersiram dengan melihat para aktivis dakwah yang tak kenal kata lelah meski jalan mereka begitu berduri.  Sebagian dari mereka mengatakan bahwa duri itulah seni dalam jalan ini. Subhanallah…
Sering ku teteskan air mata ini ketika melihat kekompakan langkah mereka dalam memperjuangkan tegaknya syariat Islam. Betapa mereka bersabar bersama dalam segunduk cemoohan orang-orang, betapa mereka menangis bersama, namun tetap tersenyum dalam kelelahan. Sering ingin kuteriakkan pada para yahudi itu, kami disini masih tegap berdiri dalam barisan yang kokoh. Ingin ku buat nyali mereka menciut dengan langkah kami dalam jama’ah dakwah.
Namun,…….
Perpecahan pun tak terelakkan. Namun bukankah perbedaan tidak selalu berarti permusuhan?. Perbedaan memang selalu ada. Namun bukankah yang lebih baik adalah ketika kita saling menjaga persaudaraan yang mutlaknya telah ada diantara kita?.
Hasan Al-Banna mengatakan “Mari kita saling bekerjasama dalam hal-hal yang kita sepakati. Dan mari kita saling memaafkan dalam masalah-masalah yang kita berbeda pendapat”
Senjata kita adalah untuk melawan para kafir laknatullah, untuk melawan kezhaliman di sekitar kita. Tak pantaslah ketika senjata kita malah kita hadapkan pada saudara-saudara kita sendiri. Sungguh kita bersaudara dalam ikatan syahadat.
Inginkah engkau memenangkan dakwahmu atas Islam ini wahai saudaraku yang kucintai karena Allah?. Maka mari bersama-sama memenangkan bendera Islam. Bukan bendera-bendera yang lain.
Bukankah bersama jauh lebih hebat? Bukankah Allah menyukai orang-orang dalam barisan yang kokoh dan rapi? Engkau dan aku, Insya’allah sama-sama berniat bekerja untuk Nya. Maka mari kita belajar saling membangun. Berjuang bersama. Tanpa menyimpan penyakit hati di antara kita.
Untuk saudaraku di jalan dakwah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar